Orang-orang rasanya takut sekali dengan film yang sebenarnya gw sendiri males banget untuk nonton (format sinetron bo’, sedangkan gw eneg bgt ma sinetron) tapi gara-gara banyak sodara-sodara setanah-air yang jiper ma tuh film, takut dihipnotis, takut jadi murtad, takut jadi kafir… so gw berpikir… “Mannn, I must watch that movie !” (hehehe)
Christians talk about that movie, katanya ini cara bagus untuk memperkenalkan Tuhan Yesus dengan cara yang kontekstual en relevan ke tengah bangsa kita. En Indonesia adalah Negara yang mayoritas Muslim, jadi rasanya banyak orang Muslim gak terima dengan acara film itu. Banyak orang yang beranggapan bahwa itu upaya Kristenisasi bahkan menyangkut-pautkan itu didukung oleh Zionissss ! (huahahaha)
Gw sendiri berpendapat film yang ditakuti orang-orang itu gak istimewa… Pertama, karena seperti kisah sinetron… Gw udah fed up dengan sinetron. Enough. (Except Solusi, I still like it… hihihihi…*now I knew all of the team ! Wow!*) Kedua, kalo dulu antusiasme gw termasuk tinggi dengan kisah-kisah yang penginjilan Kabar Baik seperti ini… (maklum dulu remaja radikal dalam Tuhan, semangatnya masih tinggi hehehe) Tapi sekarang, gw udah gak kepikiran lagi dengan hal-hal seperti ini… Buat gw media ya hanya media, the real evangelism for me is when you meet people, fellowship with them, encourage them, introduce them with Christ, and help them grow in Christ.
Bukan berarti media bukan cara ampuh untuk Shout Jesus Fame, justru sangat ampuh ! Gw termasuk bertumbuh mengenal Tuhan lewat media, justru fellowship gw termasuk minim dengan sodara seiman… Itu sebabnya gw udah sadar and looking for good bros and sizts in Christ (hihihih)
But back again to that movie, gw sadar en ngucap syukur juga kalo ternyata banyak urang Indonesia yang masih rasional tuk nyikapin sinetron My Hope ini. Karena hanya urang tulul bin gublik yang percaya kalau film ini bisa meng-hipnotis. Hehehe. Hanya urang aneh juga yang bisa pindah kepercayaan cuma gara-gara nonton sinetron selama 1 jam.
Sekarang, mari kita telaah gossip yang digosok makin sip yang bertebaran selama ini…
Waspadai misi gereja di TV
tgl 15 des 07 jam 16.30-17.
30 serentak di RCTI,Transtv,
tvri. Judul My Hope
Indonesia dganti mnjd sbuah
penantian. Di India prnh
dputar dg jdl yg sama &
b’hasil m’hipnotis (collective
hypnosis)jutaan
penduduknya. Sebarkan
kteman2 muslim lainnya
No way, folks… mengenal Yesus Kristus tidak dengan hipnotis-hipnotisan. Ketika seseorang mengaku Yesus Kristus menjadi Tuhan dan Juruselamatnya serta dibaptis, dibutuhkan kesadaran dunk. Concioussness. Kesadaran yang diilhamkan oleh Roh Kudus yang menginsyafkan kita dari segala dosa kita. Period. Since when Christian believe in hipnotism ???
Gw sendiri kadang suka nonton dakwah Islam di tepe-tepe tuh… En gak ngebikin gw jadi muallaf tuh, but at least, I know Islamic values…
Next gossip, please…
Semua Gereja sudah menyetujui penayangan acara ’sakral’ itu. Semua institusi bermayoritas Kristen sudah menuggu - nunggu hal itu. Semua penginjil Zionis sudah mengharapkan acara seperti itu. Tujuannya, agar seluruh Indonesia dapat menerima Yesus sebagai Tuhan.
Gak juga, gara – gara ada larangan kayak gini justru orang Kristen yang gak mau en males nonton jadi pengen nonton (hehehe) *I’m one of them !*
Oh ya, rasa-rasanya orang Indonesia mesti belajar membedakan Kristen dan Yahudi, Evangelis dan Zionis dan lain-lainnya itu… Kok rasa-rasanya banyak yang gak bisa bedain ya ? Ketahuan kurang info dan paranoidnya… (woupzz)
*16.30 WIB. Stop Blogging. Watch The Movie*
Okay ! Gw udah nonton. Gw cuma bilang…. Restu Sinaga keren banget ! (hehehe)
Huhuhu…What can I say, ternyata film-nya seperti sinetron kebanyakan kok. Bedanya hanya film ini talk bout Christ, not Allah SWT. Gak ada istimewanya. Biasanya sebuah sinetron penuh dengan dialog Astagfirullah, MasyaAllah, Alhamdullilah, dll… Yang ini tidak, bahkan kalimat Puji Tuhan pun jarang. Hanya di penghujung sinetron tersebut itu diungkapkan pesan keselamatan dari Yesus Kristus. That’s it ! No salvation invitation ! Meskipun di akhir sinetron itu ada link direction ke website My Hope. Hanya itu…
Gak ngerti deh, apa orang jadi terhipnotis untuk buka website My Hope tersebut… hihihihi…
So tantangan gw di blog ini… yaitu gak mungkin banget kalau film My Hope pake hipnotis-hipnotisan terbukti benar.
Kesimpulannya ?
Gw nemuin orang-orang yang paranoid ama sinetron Natal… Bangsa Indonesia kagak dewasa menyikapi perbedaan. Gw tinggal di masyarakat yang aneh, yang gak menyukai warna pelangi. Gw tinggal di masyarakat yang bisa ketakutan ama sinetron rohani tapi demen kisah pocong ama cerita seks tengah malam. Titik. (udah speechless)
PEACE OUT !
GOD BLESS !
Geliat blogosphere :
Sebuah Penantian Membongkar Kebobrokan Kristenisasi
Program My Hope dan Pemurtadan
Yang Membuat Heboh Itu My Hope Indonesia
Mereka Yang Pintar Kok Kita Yang Kebakaran Jenggot
Sebuah Penantian Yang Mengecewakan
My Hope Sudah Berlalu Mana Hipnotis Dan Kristenisasinya
Isu Kristenisasi Via Audio Visual
Hipnotis Masal My Hope Indonesia Hahaha
Sebuah Penantian… Kristenisasi ?
Sebuah Penantian Yang Mengecewakan
